Minggu, 06 November 2011

Sekolah RSBI dan Kejuruan Dinantikan Warga Bolano Lambunu


PENGANTAR— Kemajuan pendidikan di Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga diharapkan peran aktif masyarakat dalam upaya mendorong peningkatan kualitas SDM termasuk peningkatan kualitas lulusan sejumlah sekolah di Bolano Lambunu. Berikut pokok pikiran KTU UPT Dikjar Bolano Lambunu, Ali Sanay yang berhasil direkam Reporter Gema Suara SMK DDI Siendeng. Hamzah dan Sunardi, yang ditulis dalam gaya bertutur.


Bisa dijelaskan mengenai perkembangan pendidikan di Bolano Lambunu?
Mengenai pendidikan di Kecamatan Bolano lambunu, tidak ada keluhan dari masyarakat, hanya saja yang menjadi kendala, karena kurangnya tenaga kerja sekolah kejuruan. Contohnya saja di setiap sekolah kejuruan lebih banyak tenaga kerjanya hanya guru honor.
 Sejauhmana respons masyarakat terhadap keberadaan sekolah kejuruan?
Masyarakat sangat merespons tentang adanya sekolah kejuruan ini, karena kenapa? Sebap apa bila ada seseorang tamatan atau lulusan dari sekolah kejuruan sudah pasti dia sudah punya bekal berupa wawasan dalam bidangnya sendiri, dan tanpa kuliah dia bisa langsung bekeja, atau kerja sambil kuliah.
  Adakah kendala berat dalam mendorong terwujudnya sekolah RBSI di Bolano Lambunu ?
Secara umum, tidak ada kendala berarti dalam upaya mendorong lahirnya sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), tetapi harus diakui memang tidak sedikit kendala dihadapi, Karena selain masih terbatasnya fasilitas pendukung, juga tenaga pengajar yang menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam memberikan materi pelajaran masih sangat terbatas.
 Sejauhmana motivasi terhadap sejumlah sekolah di bolano lambunu dalam upaya mewujudkan harapan melahirkan sekolah RSBI ?
Cukup banyak masyarakat yang mendambakan lahirnya sekolah RSBI di Bolano Lambunu, termasuk lahirnya sekolah kejuruan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar