Selasa, 17 Januari 2012

Fajar 2012 Terbit Dengan Harapan Tumbuhnya Perdamaian


Fajar  2012  itu telah terbit, harapan perubahan dan perbaikan dalam berbagai sisi kehidupan juga muncul, tak terkecuali anak-anak, remaja, orang tua bahkan kakek-kakek. Fajar itu diharapkan memberi sinar perdamaian, jauh dari intrik-intrik kekerasan, terorisme, termasuk jauh dari segala macam kejahatan.

Fajar 2012 diharapkan sebagai fajar renaissance, dimana tidak ada lagi penindasan, korupsi dan kemunafikan,  dan menjadi penerang ditengah kegalauan umat karena ketidaberdayaan dari berbagai tekanan kemiskinan, kebodohan.  Fajar itu pula diharakan bisa membawa perdamaian, meski berbeda.
Khutbah-khutbah para pendeta diberbagai gereja di Kecamatan Bolano Lambunu pada menjelang terbitnya fajar 2012 itu berkumandang, tepat disaat merayakan natal – kelahiran Isa al-Masih. Suasana menjelang pergantian tahun, baik dikalangan umat kristiani maupun dikalangan umat muslim dan umat lain pun menyatu dalam suasana kegembiraan ketika terompet dibunyikan dan kembang api berhamburan di udara sebagai tanda tahun 2011 yang penuh kisah duka maupun suka telah lewat dan kini tahun penuh selaksa harapan untuk terbangunnya menara perdamaian diberbagai sudut negeri ini telah terbit dan telah mulai dilewati dalam kurun dua pekan.
Sebutlah pendeta Jhonnes pada Gereja Kerasulan di Santigi, berharap banyak tahun 2012 bisa membawa perubahan dengan penuh kedamaian, tak ada lagi kerusuhan, yang membawa kehancuran dan pertentangan yang bermuara pada hancurnya sendir-sendi persaudaraan  dan toleransi antar umat beragama. Seperti ini pula yang diharapkan Sekretaris Gereja GPID Anutapura mengenai pengharapannya memasuki tahun 2012,dimana kerukunan umat beragama adalah sangat penting sekaligus bisa bersama menjaga jalannya pemerintahan dalam kehidupan yang dijalani selama ini.
Demikian pula, pendeta Anayanti dari Gereja Kopi, tahun 2012  berharap kepahitan yang dilewati di tahun 2011, seperti terjadinya bencana banjir, longsor hendaklah menjadi renungan betapa Tuhan memberikan peringatan agar hamba-hamba-Nya bisa menyadari dan melakukan introspeksi untuk perbaikan-perbaikan ke depan. (TIM GEMA, sunardi, hamzah, halimah, erna, tri, novi, sari, aminah, mirjan, fadel, fitriyah,masriani, fitriyani, dian, wiwin) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar