SETELAH perjuangan panjang dan melelahkan para tokoh masyarakat Bolano, akhirnya membuahkan hasil dengan melahirkan Kecamatan Bolano pisah dari Lambunu. Suatu perjuangan yang tidak mudah, karena tidak hanya menguras tenaga dan fikiran, tetapi juga dengan pengorbanan materi yang tidak kecil.
Bolano itu telah menjadi kecamatan yang menggalang sejumlah desa-desa tetangga selain pecahan desa-desa di Bolano itu sendiri. Senin,5 Nopember 2011 menjadi hari bersejarah bagi warga Bolano, sebab merupakan momentum berdirinya kecamatan definitive.
Bolano yang awalnya hanya merupakan desa sederhana kini berubah menjadi kecamatan, lahirnya Kecamatan Bolano disambut meriah oleh seluruh masyarakat, terutama masyarakat setempat. maka dari itu dengan terwujudnnya sebuah impian Desa Bolano menjadi kecamatan, pihak pemerintah mengadakan syukuran meriah di lapangan hijau persibol Bolano.
Acara itu dihadiri Bupati Parigi Moutong, H.Samsul Rizal Tombolotutu yang disambut dengan tarian khas Sulawesi Tengah yaitu tari pamonte, dan diakhiri dengan sambra. Bupati mengucapkan selamat pada peresmian kecamatan Bolano. Ia juga berpesan jika ada permasalahan terhadap beberapa lahan tanah agar cepat diselesaikan dengan musyawarah dan kepala dingin, agar kelak tidak dipermasalahkan lagi.
‘’Kalau di hitung hitung kecamatan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong ini sudah mencapai 22 Kecamatan,’’ ungkapnya. Selain itu, bila ada pegawai di Kecamatan Bolano mengapa harus mencari keluar, tapi bila tidak ada maka pegawai yang bekerja di kabupaten akan segera dikirim atau dipindahkan ke Bolano untuk membangun Kecamatan Bolano kedepan. ‘’Maka dari itu untuk mensejahterakan rakyat, para pemerintah setempat harus menjalankan tugasnya dengan baik agar suatu pemerintahan yang dibangun akan semakin maju, tapi bila sebaliknya pemerintah yang dibangun akan semakin mundur,’’ jelasnya. ( Hamzah dan Sunardi )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar