GEMA- Angin tiba-tiba ‘’mengamuk’’
dan memporakporandakan atap sekolah menengah kejuruan (SMK) Siendeng dan
sejumlah rumah warga di Bolano. Peristiwa terjadi pekan pertama Desemer 2011,
ketika itu siswa SMK sedang ujian semester, praktis atas kejadian tersebut
siswa langsung berhamburan ke luar kelas, karena khawatir gedung yang terbuat
dari dindin papan dan atap daun rumbia itu roboh.
Demikian pula halnya warga Bolano, ketika angin yang bertiup agak kencang
dan membongkar atap rumah, mereka langsung berhamburan ke luar rumah untuk
menyelamatkan. Angin yang disertai hujan, membuat warga maupun siswa SMK
waspada kemungkinan terjadi sesuatu yang tak diinginkan seperti robohnya gedung
sekolah maupun rumah tersebut.
Menurut Hijran,S.Pd.I. salah seorang
tenaga pengajar di sekolah tersebut, sekolah harus segera diperbaiki agar siswa
dapat belajar dengan tertib sebagaimana
mestinya seperti layaknya sekolah-sekolah lain, serta berharap uluran
tangan sekaligus perhatian khusus dari
pemerintah untuk memberikan bantuan agar sekolah itu dapat segera direnovasi.
Sementara
itu, Astari—yang rumahnya rusak akibat
angin tersebut mengungkapkan, dengan kejadian
itu pihaknya harus mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah. Sedikitnya ada limarumah di Bolano
Tengah yang porakporanda dihantam angin tersebut. Sampai berita ini naik cetak,
belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun kecamatan kemungkinan
pemberian bantuan.MIRJAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar